Percobaab


Percobaab saja

22 Catatan Akallurus untuk Wisdom4all


Tanggapan untuk Tulisan Wisdom4all: “Berdialog dengan Asy’ariyah dan Mu’tazilah”

 

Setelah beberapa postingan yang saya kirimkan dan tanggapan dari sdr. admin di www.wisdoms4all.com/ind, kajian ini semakin dalam dan menarik. Kali ini saya turunkan tanggapan saya untuk postingan terakhir dari sdr. admin yang berujudul: Berdialog dengan Asy’ariyah dan Mu’tazilah (http://www.wisdoms4all.com/ind/?p=15#comment-22). Postingan ini sengaja saya susun dalam bentuk butir-butir catatan yang mencapai 22 point supaya lebih mudah dalam berdiskusi.

Lagi

Menjawab Makkawaru


Berikut ini adalah jawaban terhadap saudara Makkawaru dalam diskusi tentang kausalitas, tauhid penciptaan dan kebebasan kehendak manusia yang terjadi di http://www.wisdoms4all.com/ind/?p=13#comment-21.


Lagi

Menanggapi “Lagi tentang Determinasi dan Kehendak Bebas”


Pada suatu kesempatan saya menjumpai postingan berjudul : “Determinasi dan Kehendak Bebas” yang ditulis oleh ISYRAQ di http://isyraq.wordpress.com/2008/04/08/determinisme-dan-kehendak-bebas-18/, lalu saya memberikan tanggapan dan kritik atasnya. Anda bisa juga membaca kritik saya tersebut di http://akallurus.wordpress.com/2008/04/27/membenarkan-ajaran-%e2%80%9cberlaku-kebiasaan-allah%e2%80%9d/. Beberapa hari kemudian kritik saya mendapatkan respon dari admin ISYRAQ. Anda juga bisa melihat respon tersebut di http://isyraq.wordpress.com/2008/05/02/lagi-tentang-determinasi-dan-kehendak-bebas/ atau di http://www.wisdoms4all.com/ind/?p=13#comments. Nah, berikut ini adalah respon ISYRAQ dan tanggapan balik saya. Tulisan yang dicetak tipis adalah respon dari ISYRAQ dan yang dicetak tebal adalah tanggapan saya atas respon tersebut.

 

Lagi

Membenarkan Ajaran “Berlaku Kebiasaan Allah”


Dalam pelancongan saya di dunia maya secara tidak sengaja saya menemukan sebuah artikel berjudul, “Determinasi dan Kehendak Bebas” (DdKB) dengan alamat http://isyraq.wordpress.com/2008/04/08/determinisme-dan-kehendak-bebas-18/. Saya coba untuk membaca dan mempelajarinya. Di awal tulisan saya disuguhkan sebuah kritikan terhadap konsep “Kebiasaan Allah” atau dalam bahasa Arab “adatullah”. Saya pun berpikir. Akhirnya, saya merasa ada satu hal yang mengganjal tentang masalah ini. Saya pun lantas dengan nama “akallurus” menulis komentas atas artikel di atas. Meski sudah dimunculkan, komentar saya belum sempat mendapatkan respon dari admin. Tak masalah, saya tetap menuggu tanggapan mereka. Selama menunggu, terlintas rencana untuk menerbitkan sendiri kritikan saya ini dalam sebuah blog pribadi. Jadilah sebuah blog yang bernama akallurus di www.akallurus.wordpress.com.


Lagi

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.